86-813.COM | Medan, telah dilakukan konfirmasi serta menginformasikan pada pihak terkait seperti Polrestabes, Poldasu BNN Propinsi namun tidak satupun memberi tanggapan memuaskan justru diam tanpa memberi tanggapan. Kamis. (08/01/26).
Di duga kuat lokasi barak narkoba Pekan Jum’at beroperasi di mainkan serta di dukung oleh petinggi penegak hukum di Sumatera Utara ini.
Tidak jauh beda dengan kondisi lokasi Jermal 15 dan sekitar nya, bahkan lebih parah peredaran narkoba dan judi di lokasi ini, sejumlah spion “mata mata” di tempatkan di beberapa tempat strategis oleh kartel narkoba pekan Jum’at.
Selain di lapangan, di dalam tubuh aparat penegak hukum pun telah disusupi oleh oknum penegak hukum bayaran yang siap memberi informasi jika ada pergerakan yang membahayakan di lapangan ” Razia Mendadak”.
Diduga kuat beberapa perwira juga menikmati uang haram “upeti” dari bandar tersebut.
Sebelum nya Pekan Jum’at nama serta lokasi yang tidak asing lagi bagi para pengguna narkoba tepatnya di Jalan M.Yusuf Jintan Desa Percut Kec.Percut Sei Tuan.
Berkali kali di lakukan penggerebekan namun selalu buka dan beraktifitas lagi seolah telah mengetahui jadwal jadwal petugas akan melakukan kegiatan penggerebekan.
Ratusan bahkan seribuan pemakai narkoba berdatangan ke lokasi pekan Jum’at ini, pengguna narkoba dari sekitar bahkan dari jauh pun berdatangan, diperkirakan kiloan sabu sabu mampu di habiskan dalam tempo 1 x24 jam.
Tidak hanya narkoba puluhan bahkan ratusan mesin judi ketangkasan bertebar di beberapa titik lokasi pekan Jum’at tersebut menjadikan lokasi pekan Jum’at menjadi surga bagi pemakai narkoba dan pemain judi.
Nina (red) berharap agar pihak aparat penegak hukum segera ambil tindakan tegas sebagai mana yang terjadi dengan lokasi lokasi barak narkoba lainnya, “saya harap pak Jean Calvin tidak takut gerebek pekan Jum’at sampai benar benar bersih” ungkapnya kepada awak media ini sambil menyeruput minuman yang tersedia diatas meja.
Bertahun tahun beroperasi, menjadikan pekan Jum’at dan daerah sekitarnya menjadi ladang mata pencaharian warga mulai dari menyediakan barak untuk menggunakan narkoba hingga menyewakan tempat mesin judi ketangkasan.
Mirisnya lokasi lokasi rumah warga yang kerap di jadikan sebagai tempat menggunakan narkoba tersebut dikelola oleh ibu ibu bahkan anak anak usia sekolah.
Nina (red) berharap agar tidak hanya pihak Polsek sajabyang turun, bila perlu Polrestabes,Polda, BNNP serta Mabes Polri Bahkan KA.BNN segera turun tangan bumi hanguskan Pekan Jum’at dan sekitar nya. (86-813/tim)






